Senin, 30 April 2012

Never Underestimate The Small Things



Suatu ketika pemilik Mercedez Benz memiliki masalah dengan kran air di kamar mandi di rumahnya. Kran tersebut selalu bocor dan membuat bos besar Marcedez itu khawatir akan keselamatan anaknya yang dapat terpeleset dan jatuh. Mengikuti rekomendasi temannya, Mr. Benz menghubungi tukang ledeng agar memperbaiki kran miliknya.

Akhirnya di buat janji untuk memperbaiki kran tersebut yaitu 2 hari lagi, hal ini di karena si tukang ledeng cukup sibuk. Bahkan tukang ledeng tersebut tidak mengetahui bahwa yang meneleponnya adalah salah satu orang penting yaitu pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman.

Don't Judge People by Their Appearance - The Story



Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.

Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

“Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard”, kata sang pria lembut.
“Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat.
“Kami akan menunggu,” jawab sang wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.

“Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.

Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.
Sang wanita berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, bolehkan?” tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.

Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. “Nyonya ,Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.”katanya dengan kasar

“Oh, bukan, Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.” Sang wanita menjelaskan dengan cepat.

Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, “Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.”

Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?” Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.

Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di Amerika Serikat.

Kita, seperti Pimpinan Harvard itu, seringkali silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, "Jangan Menilai Seseorang Dari Bajunya"

Source: pempek nyonya

Changing Habits: The Power of Believing



Kebiasaan adalah bagian besar dari cara kita menjalani hidup kita dan dalam membuat keputusan. Lebih dari empat puluh persen tindakan yang orang lakukan setiap hari adalah kebiasaan, bukan keputusan. Itu hampir setengahnya.

Kebiasaan baik membantu Anda menyimpan daya otak Anda. Anda tidak harus memutuskan atau memikirkan tentang menyikat gigi Anda, Anda hanya melakukannya. Ketika orang yang sedang tertekan atau hidupnya berantakan pada perawatan diri dan kebersihan, mereka tidak memiliki kebiasaan baik ini dan harus menggunakan banyak energi untuk membangun mereka. Itu menjadi sulit.

Tetapi apa yang tampaknya lebih sulit adalah mengubah kebiasaan yang berbahaya bagi kita. Kadang-kadang kebiasaan tidak membantu kita dan kita perlu mengubahnya.

Kebiasaan tampaknya tidak dapat dihapus, mereka harus digantikan. Anda dapat berhenti menggigit kuku, merokok, makan junk food, atau berteriak pada orang-orang yang menantang Anda. Anda dapat belajar untuk menempatkan pakaian kotor pada tempatnya dan menjaga rumah tetap bersih. Anda melakukannya dengan mengganti satu perilaku dengan perilaku yang lain.

Salah satu cara untuk mengubah sebuah kebiasaan adalah dengan tetap mempertahankan tanda dan "hadiah" yang sama, serta memasukkan rutinitas baru. Duhigg menyebutnya sebagai kebiasaan yang berulang. Sebuah contoh dari sebuah kebiasaan yang berulang adalah menonton televisi sambil makan keripik. Tandanya adalah pulang dari kerja atau aktivitas lain. Perilakunya tentu saja memakan keripik dan menonton televisi.

Selasa, 20 Maret 2012

Apakah Semua Manusia Adalah Khalifah Allah?


Apakah Semua Manusia Adalah Khalifah Allah?
Banyak kaum muslim berpendapat bahwa setiap manusia adalah Khalifah yaitu khalifatullah. Padahal Quran sendiri tidak berkata demikian, melainkan memberikan kategori-kategori yg harus di miliki atau yang harus di lakukan untuk sampai ke jenjang itu. Dan artikel ini akan mencoba menguraikan apa yang Quran katakan tentang Khalifah Allah…semoga bermanfaat.
Ingatlah, ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Sesungguhnya Aku akan menciptakan di muka bumi seorang khalifah. Para malaikat serentak berkata, Apakah Engkau hendak menciptakan di muka bumi (makhluk) yang akan melakukan kerusakan dan akan menumpahkan darah di dalamnya, padahal kami senantiasa bertasbih dengan menyanjung-Mu dan mensucikan-Mu? Seraya Allah menjawab, Sungguh Aku lebih mengetahui apa-apa yang tidak kalian ketahui. (QS. Al-Baqarah ayat 30).
Ayat di atas termasuk dari sekian firman Allah Ta’ala yang senantiasa segar dibahas dan dikaji. Hingga saat ini para ulama, khususnya Mufassirin (ahli tafsir Al-Qur’an), belum puas-puas dan tidak henti-hentinya mengungkap dan mengeksplorasi sedalam-dalamnya maksud dari ayat tersebut, untuk mendapat kebenaran darinya. Alasan mereka jelas dan sederhana. Karena ayat ini menyangkut eksistensi manusia yang sebenarnya.

Jumat, 16 Maret 2012

Jangan Tidur Terlalu Malam!!

Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati! Jangan Tidur Terlalu Malam!

Semoga bermanfaat...

Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati! Jangan Tidur Terlalu Malam!

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT, GPT),tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!


Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila
pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.
Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya
memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini
mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Ch'uan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.