Sabtu, 24 September 2011

Ahli Matematika Klaim Pi Temui 'Ajal'

Pi telah lama dianggap sebagai angka paling penting di dunia. Namun kini, para ahli mengklaim Pi tak segera menemui ‘ajalnya’. Mengapa?

Para ahli mengklaim, konstan yang mereferensi sebuah lingkaran hingga diameter ini salah dan harus diganti alternatif baru yang disebut Tau. Meski para ahli mengakui 3,14159265 tak salah, matematikawan mengklaim angka itu merupakan figur yang salah terkait properti lingkaran.


Para matematikawan ini juga mengkampanyekan agar buku teks sekolah ditulis ulang menggunakan Tau yang memiliki nilai dua kali Pi atau sekitar 6,28. Bahkan, 28 Juni kemarin telah dideklarasikan sebagai Hari Tau.

“Selama bertahun-tahun, kita menggunakan angka yang salah,” ujar Kevin Houston dari School of Mathematics di University of Leeds. Pi bukanlah angka alami terkait lingkaran melainkan 2Pi atau Tau, lanjutnya seperti ditulis Times.


Angka ini telah lama dianggap penting bagi banyak rumus matematika serta menjadi bagian penting dalam perhitungan sains serta teknik. “Matematika tak mengukur sudut dalam derajat melainkan radian, dan terdapat radian 2Pi dalam lingkaran,” papar Houston.

Kamis, 22 September 2011

The Persuit of Happyness


Sebuah Kisah nyata perjalanan seorang Ayah dan anaknya dalam menempuh pahit getirnya kehidupan hingga akhirnya hidup berkecukupan sebagai multimillionaire stockbroker di pasar saham. berkat kesabaran dan kegigihan hati seseorang Ayah demi kebahagiaan anaknya yang akhirnya menjadi sumber kekuatan tersendiri diluar batas yang mungkin dapat dibayangkan.
Film yang mengisahkan kehidupan sebenarnya dari seorang Christopher Gardner, seorang tuna wisma dan single parents yang berjuang dalam hidup bersama anaknya hingga berhasil menjadi jutawan dan CEO sebuah perusahaan stockbroker ternama di Amerika yaitu Christopher Gardner International Holdings dengan kantor yang kini tersebar di New York, Chicago, and San Francisco. Dari seorang yang miskin hingga menjadi jutawan, pastilah sebuah kisah yang sudah pasti akan mengundang rasa kagum dan menarik untuk kita ketahui. Sebuah moment yang yang mampu menyentuh emosional terdalam dan bersatu dalam sebuah konteks kehidupan spritual akan sebuah arti kehidupan itu sendiri.
Film ini secara tiba-tiba mengingatkan saya akan suatu moment dengan bekas atasan saya dahulu. Dalam suatu perjalan saya bersama Pak Thamrin (former : Dirut PT Pembangunan Pluit Jaya) mengatakan kepada saya

Selasa, 20 September 2011

Tips Google+

Beberapa TIPS yang bisa digunakan dalam Google+ :




1. Menulis huruf TEBAL (Bold), tambahkan "asteriks" di awal dan akhir kata. Contoh : *Word*

2. Menulis huruf MIRING (Italic), tambahkan "underscore" di awal dan akhir kata. Contoh : _Word_

3. Menulis huruf dengan STRIKETHROUGH, tambahkan "dash" di awal dan akhir kata. Contoh : -Word-

4. Membuat atau ingin "mention" kawan di postingan, tambahkan simbol "+" atau "@" di awal kata. Contoh : +priagoenks atau @priagoenks

5. Untuk mengirim Private Message, caranya yaitu sharing post pada orang-orang tertentu saja, lalu disable reshare


Seputar Google+


Google+


Google Plus (Google +) adalah jejaring sosial baru yang diluncurkan oleh raksasa internet, google. Tentu saja hal ini dilakukan untuk mengikis dominasi Facebook yang sangat berjaya di dunia jejaring sosial dalam beberapa tahun ini. Google plus sebenarnya adalah usaha kesekian google untuk melawan facebook setelah sebelumnya mencoba menelurkan google wave, google buzz dan orgut namun hal tersebut sepertinya sia-sia karena respon pengguna internet sangat minim dan nampaknya masih lebih setia menggunakan facebook daripada produk-produk google tersebut.



Nah bagaimana dengan google plus ini?

“
Kami ingin memperbaiki pengalaman berbagi di Internet sebelumnya,” kata engineer senior Google, Vic Gundotra, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu 29 Juni 2011.

Bahaya Mainan Balon Tiup…!!!


Mainan balon tiup bisa berbahaya bagi anak karena mengandung zat berbahaya dan merusak tubuh ketika anak memasukkannya ke mulut waktu meniupnya. Balon tiup juga berbahaya bagi anak di bawah usia 8 tahun karena sering menyebabkan anak tersedak.
Seperti dikutip dari Childrenmercy, Jumat (7/8/2009) ada beberapa kasus dimana ketika balon yang pecah saat ditiup kemudian masuk ke dalam mulut dan tenggorokan atau tertelan yang membuat anak tersedak. Bagian tersebut akan menempel pada tenggorokan dan menutupi saluran pernafasan, karena bagian dari balon tersebut lengket sehingga sulit untuk mengeluarkannya.
Sejak tahun 1988, Consumer Product Safety Commission (CPSC) telah memberikan peringatan keselamatan terhadap bahaya mati lemas akibat balon tiup ini, karena balon penyebab utama kematian anak karena tersedak.
“Sebaiknya tidak memberikan anak mainan balon tiup karena bisa mengandung zat berbahaya dan merusak tubuh. Anak-anak akan meletakkannya dimulut, dan hal ini bisa berisiko anak menghisap zat tersebut hingga masuk ke tubuh atau anak bisa tertelan mainan tersebut,” ujar Nychelle Fleming, juru bicara Consumer Product Safety Commission (CPSC).
Kecelakaan akibat balon tiup ini bisa terjadi dengan dua cara. Beberapa anak akan meletakkan balon tersebut ke dalam mulutnya sambil ditiup. Ini bisa terjadi ketika anak yang meniup balon menghisap zat-zat yang bisa jadi berbahaya bagi tubuh seperti etil asetat yang sangat berbahaya jika terhisap dan memberikan efek jangka panjang.