@aswajaselalu : mudah2an ente baca tulisan ane yah...
silahkan disimak :
Sejatinya membahas urusan seperti ini akan memalingkan kita dari menuntut ilmu yang lebih bermanfaat, namun karena dalam hal ini ada permasalahan tuduh-menuduh yang dalam islam bukanlah perkara yang ringan maka perlu disampaikan hakikat dari kebenaran terhadap masalah ini.
Bagian pertama : Adakah Firqoh (aliran) wahabi ?? atau siapakah Wahabi ?? (Sejarah wahabi)
Makna wahabi : Wahabi berasal dari wahhab dan "I" yang dalam bahasa arab berarti "ya un nisbah" yang bermakna nisbat (penetapan) kepada wahhab (bahasa sederhananya mah pengikut, contoh Muhammadiyah = pengikut Muhammad) sedangkan wahhab adalah salah satu nama ALLAH yang Agung.
Diambil dari sebuah buku yang berjudul Al-Mi'yar Al-Mu'rif li fatawa ahlil maghrib (maghrib disini maksudnya suatu daerah yang sekarang jadi Maroko) yang ditulis oleh Ahmad bin Muhammad Al-Ghonsyirisiy yang wafat tahun 914 H atau abad ke 10 H. Beliau mengambil fatwa dari ulama Maroko yang bernama syeikh Al-lakhomi (wafat tahun 478 H ) ketika ditanya tentang status masjid yang dibangun oleh firqoh (golongan atau aliran) wahhabi, beliau (syeikh Al-lakhomi) mengatakan bahwa masjid yang dibangun oleh firqoh wahhabi harus dihancurkan dan meyatakan bahwa firqoh ini sesat dan menyesatkan, merupakan firqoh khawarij (golongan ini yang sedikit2 mengkafirkan orang)...
Rabu, 06 Juni 2012
Asal Mula Kata Da’ Su’ = "Dancuk"
mendengar kata “dancuk”. Orang akan berasumsi bahwa kata itu adalah hardikan. Dalam bahasa jawa disebut misuh. Atau, bagi orang yang ngeres pikiran akan menerjemahkan dengan sesuatu yang saru. Yakni, pikiran yang berbau-bau porno. Padahal fakta sejarah munculnya kata tersebut lebih merupakan eksistensi budaya pesisiran. Utamanya, yang berkembang di daerah ampel denta, surabaya. Yang jaman dulu dikenal dengan ampil dental. Yaitu, daerah merdekan kerajaan majapahit. berawal di jaman kerajaan majapahit dipimpin raden wijaya. Yang saat itu raden wijaya sudah memeluk islam. Karena toleransi yang dilakukan raden wijaya terhadap warga kerajaan. Ke-islam-an raden wijaya tidak ditampakkan dengan alasan strategi dakwah. sebagai seorang muslim. Raden wijaya berazzam dinul islam dapat berkembang pula di kerajaan yang dipimpinnya. Kamudian, diputuskan untuk mengundang rahmatullah. Yang kemudian diangket menjadi walikota pertama ampel denta. Yang bergelar sunan ampel. Dengan wilayah administratif meliputi ampel dan wilayah-wilayah yang penduduknya beragama islam. rahmatullah. Yang kemudian mendapat julukan raden dari banyak orang majapahit, adalah keturunan arab yaman. Tepatnya, hadramaut. Namun dia dilahirkan di malaka. Dalam jaringan dakwah walisongo. Raden rahmat termasuk jajaran walisongo angkatan yang ke iii. Perlu diketahui untuk angkatan yang ke i dan ke ii. Kendali menejemen dikendalikan oleh khalifah harun al-rasyid. Adapun yang gelombang ke iii. Sudah dikelola oleh para sultan dan raja-raja islam nusantara. tanah merdekan dari raden wijaya tersebut luasnya kurang lebih 90 hektar. Yang didominasi rawa-rawa dengan sungai pegirikan sebagai lalu-lintas airnya. Setelah raden rahmat berhasil membangun rawa-rawa ampel denta. Mulai banyak orang mengunjungi ampel denta. Sudah barangtentu dengan banyak kepentingan. Utamanya, untuk belajar dinul islam. sejarah mencatat. Sungai pegirikan saat itu sangat lebar lagi dalam. Sehingga tidak mengherankan banyak kapal dengan tonase 100-200-an yang bersandar di sungai tersebut. Praktis dalam waktu singkat wilayah mardikan ampel denta menjadi ramai sekali. Tidak saja banyak orang yang studi ke-islam-an. Tetapi, juga menjadi pelabuhan yang banyak dipadati kapal-kapal dari wilayah lain, terutama yang berasal dari bugis, makassar. geliat bisnis dan keilmuan menjadi marak. Ampel denta tumbuh menjadi bagian wilayah kerajaan majapahit yang berdiri di atas pilar: Tradisi keilmuan dan tradisi perdagangan. Maka, eksistensi masjid ampel benar-benar kokoh lagi kuat. Sebab, ditopang oleh kedua tradisi tersebut. Kedua tradisi itu tampaknya yang sekarang mulai hilang, atau sengaja dihilangkan oleh para musuh bangsa dengan memanfaatkan kelatahan mayoritas masyarakat indonesia; khususnya warga kota surabaya. bahkan dalam konteks nasional. Bangsa indonesia juga mengalami kehilangan dua tradisi itu. Yang sebelum perjanjian bongaya 1667. Bangsa indonesia dikenal dengan bangsa bahari yang mengarungi samudera dunia hingga madagaskar dan malvinas. Perjanjian bongaya benar-benar menjadi tonggak bersejarah bangsa indonesia dipaksa voc belanda mengubah kepribadian dan karakter. Yakni, dari kepribadian dan karakter sebagai bangsa maritim. Kemudian, diubah menjadi bangsa agraris. Sangat tidak masuk akal apabila negara indonesia yang memiliki luas lautan 70% dibandingkan luas daratan. Kemudian, menyebut dirinya sebagai negara agraris. Inilah awal istilah yang latah. Yang sengaja diciptakan oleh voc belanda. di mana banyak sumur. Di situ pasti banyak comberan air limbahnya. Di mana banyak manusia berkumpul. Di situ dampak sosial pasti muncul. Baik dampak sosial yang positif maupun negatif. Demikian yang terjadi di wilayah ampel denta. Perilaku manusia mulai berubah ketika hidupnya mulai mapan. Sungai pegirikan yang dulunya sepi. Saat itu mendadak berubah menjadi tempat bongkar muat kapal-kapal besar antar pulau. melihat kondisi sosial yang sudah mulai berubah. Dekadensi moral mulai tampak. Maka, lahir icon dakwah di wilayah ampel denta supaya meninggalkan yang buruk. Guna menegakkan tatanan yang bagus dalam rangka mengaplikasikan amar makruf nahi munkar. Icon dakwah itu adalah “da’ su’”. Yang artinya “tinggalkan yang buruk”. Yaitu, da’ artinya “tinggalkan” dan su’ yang berarti “buruk” atau keburukan. bagi warga ampel dan sekitarnya tidak ada masalah dengan pelafadzan “da’su’”. Tetapi, tidak demikian dengan saudara kita yang berasal dari bugis, atau makassar dan sekitarnya. Huruf “s” berubah menjadi huruf “c” dalam pelafadzannya. Soto berubah menjadi coto. Pun pula dengan da’su’ berubah menjadi da’cu’. akhirnya, kata-kata tersebut berkembang sangat pesat. Ingat salah satu ciri budaya pesisir itu adalah sifatnya terbuka dan mudah sekali berkembang. Maka, istilah da’cu’ terus berkembang. Hingga mengalami kristalisasi istilah pada pelafadzan dancuk. Dengan perubahan maksud yakni untuk menghardik. Dengan stereotif yang sangat negatif. sekaranglah era yang tepat guna mengembalikan asal-muasal dancuk. Sehingga masyarakat paham maksud dan artinya. Sekalipun orang mengatakan dancuk. Tetap saja diterjemahkan dengan “tinggalkan yang buruk”. bahkan sudah saatnya pula cak dan cuk menjadi icon kota surabaya. Kota bonek. Kota pahlawan. Kota hijau. Kota mall. Dengan memahami cak yakni: “cakap-agama-komitmen”. Maksudnya, apabila seseorang itu komitmen dengan agama yang diyakini. Maka, lahirlah kecakapan dalam dirinya. Yang ditandai dengan cuk. Yaitu: “cerdas-ulet-kreatif”. Wa-llahu a’lam |
Soekarno : saat sakratul maut....
Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno, lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Semasa hidupnya, beliau mempunyai tiga istri dan dikaruniai delapan anak. Dari istri Fatmawati mempunyai anak Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari istri Hartini mempunyai Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak Kartika..
Episode spongebob squarepants yang hilang [Red Mist]
Banyak penonton dari anak-anak hingga dewasa yang menyukai serial kartun Spongebob. Tapi tahukah kalian ternyata ada episode yang hilang dari kartun yang lucu dan penuh pesan persahabatan ini. Lihat saja kata-kata mutiara spongebob bahawa film ini penuh pesan persahabatan yang kadang mengharukan. Serial kartun yang bintang utamanya Spongebob ini ternyata mempunyai episode yang menakutkan dan tak pernah ditayangkan di tv. Episode Red Mist spongebob lah episode yang hilang itu.
Red Mist adalah episode yang diduga hilang dari seri terkenal "SpongeBob SquarePants". Tidak pernah disiarkan di TV karena adegan itu sangat mengganggu dan berisikan tentang kekerasan.Ketika rekaman itu terakhir ditemukan oleh animator utama Spongebob SquarePants, mereka menemukan episode yang sangat mengganggu. Animator ini diciptakan oleh tiga animator (Barry O'Neill, Hibah Kirkland, Jr dan Alyssa Simpson) yang telah dikirim ke rumah sakit, seorang editor pensiun (Fernando de la Peña) dan satu magang (Jackie McMullen) bunuh diri.Rekaman itu dikirim ke polisi, yang telah diketahui dibuat oleh Andrew Skinner, seorang animator dari Fife, Skotlandia, yang sejak dituduh dengan sembilan pembunuhan, termasuk pembunuhan dua anak yang terlihat dalam adegan serial spongebob ini. Anehnya, setelah melalui data pada VHS, polisi menemukan bahwa edit terakhir pada serial ini dibuat tepat dua puluh empat detik sebelum disaksikan oleh staf Spongebob.Sebelum rekaman itu disita oleh polisi, seorang pria bernama Chaz "Chagnew" Agnew telah menerima salinan rekaman itu, dan telah membuat berbagai upaya untuk mendistribusikan salinan dari episode ini. (kaskus.us)
LINK VIDEO RED MIST
Tahukah KAMU ? Kiper Lebih Sering Loncat ke Kanan Saat Timnya Kalah
Kemungkinan seorang kiper atau penjaga gawang untuk loncat ke kiri atau ke kanan dalam adu penalti biasanya 50:50, namun ini tidak berlaku saat timnya dalam posisi tertinggal. Saat kalah, kiper cenderung lebih sering loncat ke kanan.
Pada makhluk hidup, tanpa disadari ada banyak aktivitas yang lebih sering dilakukan ke arah kanan. Misalnya saat berciuman bibir orang cenderung lebih sering memiringkan kepalanya ke kanan, sedangkan anjing lebih banyak mengibaskan ekornya ke kanan saat bertemu majikannya.
Rupanya, hal yang sama juga berlaku pada penjaga gawang saat menghadapi tendangan penalti. Namun kecenderungan untuk lebih sering loncat ke kanan hanya terjadi dalam kondisi tertentu, yakni saat timnya dalam posisi tertinggal atau skornya lebih kecil.
Fakta ini terungkap dalam penelitian Marieke Roskes, PhD, seorang peneliti dari University of Amsterdam di Belanda. Dalam penelitian tersebut, ia menganalisis setiap tendangan penalti yang terjadi di berbagai pertandingan Piala Dunia antara tahun 1982 hingga 2010.
Pada makhluk hidup, tanpa disadari ada banyak aktivitas yang lebih sering dilakukan ke arah kanan. Misalnya saat berciuman bibir orang cenderung lebih sering memiringkan kepalanya ke kanan, sedangkan anjing lebih banyak mengibaskan ekornya ke kanan saat bertemu majikannya.
Rupanya, hal yang sama juga berlaku pada penjaga gawang saat menghadapi tendangan penalti. Namun kecenderungan untuk lebih sering loncat ke kanan hanya terjadi dalam kondisi tertentu, yakni saat timnya dalam posisi tertinggal atau skornya lebih kecil.
Fakta ini terungkap dalam penelitian Marieke Roskes, PhD, seorang peneliti dari University of Amsterdam di Belanda. Dalam penelitian tersebut, ia menganalisis setiap tendangan penalti yang terjadi di berbagai pertandingan Piala Dunia antara tahun 1982 hingga 2010.
Langganan:
Postingan (Atom)