Minggu, 26 Februari 2012

Cara aman tidak dikejar hutang


Engga usah ngutang, atau bayar. Ini cara aman engga dikejar hutang!
Cang Haji Muhidin ketawa. “Juned, Juned… hutang saya aja belonan pada lunas, Kamu malah nanya saya pegimana caranya supaya hutang lunas!”Yang diketawain tersenyum kecut. Juned datang ke Cang Haji minta wiridan, amalan/bacaan zikir yang bisa ngebebasin hutang. Tidak lupa ia juga minta Cang Haji bantuin ngewiridin. Juned ini lagi dikejar-kejar hutang. Yang ngejar mending kalo baik-baik, ini banyak yang cerewet. Dan kalo Juned engga ada uang, mereka ini suka nyap-nyap di depan pintu rumahnya! Juned jadi malu ama tetangga.“Bayar Ned, bayar. Itu kuncinya kalo engga mau dikejar hutang…”“Saya engga duit Cang Haji…”“Lah, dulu kenapa ngutang…?”
Juned diam. Hatinya ngegerutu kecil. Maksud hati pengen minta tolong, eh Cang Haji malah nyudutin dia.
“Iyalah…” Cang Haji mulai menghibur. “Ada wiridnya, ada do’anya. Emang juga siapa tahu bisa dikabulin Allah. Mintakan engga ada salahnya. Iya kan Ned?”
Juned mulai tersenyum.
“Tapi ingat Ned, jangan cuma dibaca ini wirid dan doa, tapi Kamu harus tetap giat kerja, giat usaha. Hadepin baik-baik tuh orang-orang. Dulu waktu ngutangnya Kamu ngadep baik-baik, masa sekarang ngumpet-ngumpet? Kalo Kamu cuma baca, tapi engga ada usaha, sama saja. Apalagi kalo Kamu dah bikin mereka tambah kecewa gara-gara menghindar dan menghindar, sehingga terkesan lari dari masalah.”
Cang Haji lantas ngasih wirid dan doa sama Juned.
“Tapi Ned, baiknya, Kamu tuh berdoa pake bahasa Kamu aja sendiri. Kamu ungkapin kegu
ndahan hati Kamu, kesusahan hati Kamu. Dia Maha Mendengar. Dia akan mendengar semua keluh kesah kita. Yang penting, Kamu perbaikin hubungan Kamu dengan Dia, dan hubungan Kamu dengan manusia yang lain.”
“Setelah itu, Kamu kudu yakin sama kemampuan Kamu sendiri. Pikiran kita ada dua, ada yang positif dan ada yang negatif. Yang positif tuh selalu mengajarkan keberanian menghadapi masalah, kepercayaan akan kemampuan menangani masalah, dan selalu berorientasi pada hal-hal yang baik saja. Nah, kalo Kamu kedepanin bagian dari pikiran yang positif-positif saja, Kamu jadi berani dan percaya diri. Dan hidup Kamu jadi tidak terlalu burem serta tidak tegang. Nah, kalau pikiran negatif, ia akan selalu mengajarkan ketakutan dan kekhawatiran dibenak Kamu. Walhasil Kamu jadi takut dan khawatir sendiri. Padahal mah engga ada apa-apa. Pikiran yang negatif juga akan mendidik kita untuk tidakpercaya diri bahwa kita mampu menyelesaikan masalah-masalah kita. Akhirnya, kita jadi benar-benar tidak mampu. Makanya, jangan biarkan pikiran negatif mendominasi. Buang saja. Bermasalah boleh, tapi kehilangan kepercayaan diri engga boleh. Masalah mah biasa, siapa sih yang engga punya masalah? Tinggal bagaimana cara menghadapi masalah. Itu saja.”
Adem sekarang pikiran Juned. Dia jadi lebih berani sekarang setelah dimotivasi Haji Muhidin.
***
Ngomong-ngomong apa yang dibilang Cang Haji benar juga. Kalau engga mau dikejar hutang, jangan berhutang. Tapi bila sudah terlanjur punya hutang, dan kebetulan tidak ada kemampuan membayar, bolehlah perhatikan hal berikut ini:
  1. Negosiasi ulang. Baik untuk pengunduran jadwal pembayaran atau hal-hal lain yang bisa jadi jalan keluar bayar hutang.
  2. Tetap usaha, jangan diam.
  3. Cari usaha yang aman, yang bukan lewat cara gali lobang tutup lobang.
  4. Minta tolong sama Allah. Kalau Dia sudah berkenan, tidak ada hutang yang tidak bisa di bayar. Paling cuma masalah waktu.
  5. Pasrah kepada kejadian masa depan kepada Kuasa Allah.
Yah, siapa tahu hutang kita lunas. Kan, engga mau kan bila hutang terbawa hingga liang kubur? Bukan amal yang dibawa, malah hutang!
Bermasalah boleh, tapi kehilangan kepercayaan diri tidak boleh terjadi.
***
Biasa ya Allah, bila sudah sulit baru menghadap Engkau. Tapi bukankah Engkau adalah Tuhan yang tidak pernah menutup pintu pertolongan bagi siapa yang meminta?
Ya Allah jangan biarkan hamba bermain-main dengan Kemurahan-Mu dan Kebijaksanaan-Mu. Jangan biarkan hamba berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama, ataupun kesalahan baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar